Kamis, 23 Agustus 2007

Tentang Coklat


Sekarang pengen tau gimana pentingnya makan coklat bagi para penggemar komputer ngerti kagak??? kalu tidak nih gw kasih....

Cokelat mengandung senyawa bioaktif yang bermanfaat mencegah terjadinya penimbunan kolesterol pada dinding pembuluh darah. Cokelat juga menghasilkan antioksidan untuk mengendalikan radikal bebas penyebab kanker.

Banyak orang dewasa menganggap makan cokelat berbahaya bagi kesehatan. Pasalnya, biji kakao (cocoa bean) yang sudah diolah menjadi permen, batang cokelat (chocolate bar), black forest cake, mesyes (taburan untuk roti) dan lain-lain, sarat gula dan lemak. Produk-produk hasil olahan ini membuat sifat baik cokelat menjadi kurang bermakna.

Itulah sebabnya makanan lezat yang berasal dari kawasan Amerika Tengah dan Selatan ini diberi label negatif. Cokelat dicap sebagai biang keladi alergi, sakit gigi, dan membuat anak menjadi hiperaktif.
Tidak hanya itu, bagi mereka yang sedang menjalani program diet alias pelangsingan tubuh, cokelat selalu dihindari. Sebab, cokelat dianggap pencetus kegemukan, pemacu pembentukan kolesterol, memunculkan jerawat, dan migrain.

Stigma ini menyebabkan orang dewasa menjadi amat jarang menikmati lezatnya cokelat. Namun, yang ketiban rezeki adalah anak-anak karena selalu minta dibelikan makanan bergizi nan sehat ini.

Yang menjadi pertanyaan, amankah mengonsumsi cokelat? Hasil penelitian ilmiah menunjukkan bahwa cokelat memiliki senyawa bioaktif yang bermanfaat mendepak kolesterol dan mencegah kanker. Jadi, jika kita menyantap 100 gram cokelat bubuk atau batang, selain energi kurang lebih 300 kalori, tubuh pun akan memperoleh manfaat positif dari lemak tak jenuh linoleat, oleat, dan antioksidan yang disimpannya.

Ok udah dulu ya bahas tentang coklatnya dari coklat kita pindah ke cara jadi penjahat yang suka makan coklat aja .....

Always Chocolate


Apa sih hubungan coklat dan computer....? ok baca dulu nih fungsi coklat buat para programer he...he...he...

Mungkin berita satu ini dapat membuat para pencinta coklat bergembira, pasalnya ada sebuah penemuan mengindikasikan bahwa menikmati batangan coklat susu akan meningkatkan daya fungsi otak. Senyawa-senyawa yang terdapat dalam coklat dikatakan mampu meningkatkan kesadaran dan kemampuan berkonsentrasi.

"Coklat mengandung banyak unsur yang bersifat menjadi stimulant antara lain theobromine, phenethylamine, dan kafein," kata Bryan Raudenbush dari Universitas Wheeling Jesuit di West Virginia mengungkapkan pendapatnya kepada pers.

"Senyawa-senyawa itu telah ditemukan sebelumnya bersifat meningkatkan tingkat kesadaran dan kemampuan berkonsentrasi, dan apa yang telah kita ketahui bahwa dengan mengkonsumsi coklat kita dapat memperoleh efek stimulasi tersebut, yang akan membuat peningkatan performa menta," lanjutnya.

Raudenbush dan rekan-rekannya juga mengatakan, penelitian terhadap efek terhadap kemampuan otak terhadap sejumlah relawan yang mengkonsumsi coklat dalam beberapa jenis coklat, dalam empat kejadian terpisah yaitu kelompok pertama mengkonsumsi 85 gram batangan coklat susu, 85 gram coklat hitam, 85 gram carob , dan kelompok keempat tidak mengkonsumsi apapun.

Setelah 15 menit berselang, para relawan dalam penelitian ini menjalani beberapa tes neuropsikologis yang didesain untuk melihat perfoma kognitif , termasuk daya ingat, daya konsentrasi, kemampuan bereaksi dan kemampuan memecahkan masalah.

"Nilai bagi daya ingat verbal maupun visual tertinggi bagi mereka yang masuk kelompok mengkonsumsi batangan coklat susu, dibandingkan dengan ketiga kelompok lainnya," kata Raudenbush kepada pers.

Peningkatan daya ingat baik verbal dan visual juga terjadi di kelompok yang mengkonsumsi jenis coklat lainnya, namun hasilnya berada dibawah kelompok pertama. Dari penelitian sebelumnya, telah diketahui beberapa nutrisi dalam makanan tambahan melepas glucose yang menambah aliran darah, dimana dapat berpengaruh bagi kemampuan kognitif. Hasil penemuan terkini mendukung pendapat sebelumnya, bahkan memperjelas bahwa mengkonsumsi coklat dapat meningkatkan kinerja daya kerja otak .(Let)